Showing posts with label Laporan. Show all posts
Showing posts with label Laporan. Show all posts

Sunday, 12 April 2015

SAKURA Exchange Program in Science



LAPORAN
SAKURA Exchange Program
 in Science
Andalas University –Okayama University
Jepang, 9-18 November 2014

Thursday, 12 March 2015

THE PROGRAM CATTLE BANK FECES (BFT) AS EFFORTS TO INCREASE SOCIAL AND ECONOMIC SOCIETY



THE PROGRAM CATTLE BANK FECES (BFT) AS EFFORTS TO INCREASE SOCIAL AND ECONOMIC SOCIETY


Yoppy Mairizon RS

Study Program Animal Husbandry, Faculty of Aimal Husbandry,
 Andalas University


ABSTRACT


Now animal husbandry the people became one of the buttresses meet their food needs in indonesia , this situation has made farmers prioritize the improvement of livestock productivity , however the development of productivity cattle while this is not followed by alleviating the impact of social , health and environment caused by animal husbandry. Feces resulting from animal husbandry the people , feces spilled and usually not utilized by farmers .Hence needed a container as “ bank of feces cattle ( BFT ) “ to help farmers the people cope with the problems that they face .Bank of feces cattle ( BFT ) have in common with banks the current , however having the difference the object passed and there are management process products. Depositing that were taken in BFT do not use money but cattle use of feces .Feces cattle later in of these stations and then will be recording in the book special savings BFT done adiministrasi division .Feces later in to be the product of sports worth selling and of itself to by the division of processing , then the product marketed and sold by marketing division then the results were submitted to administrative division . BFT holds an important role in reducing the environmental impact caused by them who in by feces cattle from livestock business people that during this wasted vain.Through feces cattle BFT with the level of the impurity high processed into products environmental kindnessWith the existence of community BFT and breeder the people will be easy for depositing feces cattle and then savings after being rewarded with some money.This certainly will add revenue from animal husbandry the people who usually not avail of feces cattle as additional income.

Keywords : Cattle Bank Feces, Social Economic, Animal Husbandry

Thursday, 2 May 2013

PENGOLAHAN BULU DOMBA

YOPPY MAIRIZON R.S
Mhs. Universitas Andalas - IPB



PENDAHULUAN
Latar Belakang
Selain memiliki hasil utama, hewan ternak juga memiliki produk ikutan ternak. Produk hasil ikutan tersebut bisa dimanfaatkan untuk kehidupan sehari-hari baik dengan proses maupun tanpaproses pengolahan. Salah satu hasil ikutan ternak ini adalah adalah bulu, salah satu ternak yang bulunya dapat dimanfaatkan adalah domba. Menurut Ensrninger (1977) bulu domba adalah bulu alamai yang menutupi tubuh domba, pada domba bulu berfungsi untuk mengatur suhu tubuh yang bisa melindungi domba dari panas maupun dingin. Hal ini juga diperkuat oeh Kammlade dan Kammlade (1955), menambahkan bahwa secara alami bulu domba berfungsi sebagai termoregulator yang baik yaitu dapat mempertahankan tubuh dari pengaruh udara panas atau dingin.
 Bulu domba dapat dimanfaatkan dengan beberapa tahap pengolahan, seperti pencukuran, pemberishan yang meliputi pencucian, pengeringan dan kemudian di pintal.. Hasil dari pemintalan dapat di jadikan sejumalah produk yang bernilai jual tinggi. Produk yang dihasilkan dari buludomba sering diolah menjadi kain tapestry. Kain tapestry atau yang kita kenal kain tenunan yang umumnyaterbuat dari bahan baku berup serat organik seperti katun dari kapas atau dari wol (bulu domba). Bahan pemuatan kain tapestry yang umum digunakan berasal dari hasil pengolahan bulu atau wol domba. Proses pembuatan tapestry dengan bahan kain tenunan dari bulu atau wol domba memiliki kelebihan diantaranya berat, hangat, dan halus.


Tujuan
Praktikum ini bertujuan agar mahasiswa yang bertindak sebagai praktikan dapat mempelajari bulu domba dan dapat mengolah bulu domba menjadi sejumlah produk yang bernilai jual tinggi..

Thursday, 25 April 2013


PENGUJIAN KUALITAS SUSU

DISUSUN OLEH

YOPPY MAIRIZON R.S 

MAHASISWA PETERNAKAN UNAND-IPB

PENDAHULUAN
Latar Belakang
Ternak perah merupakan ternak yang memiliki fungsi untuk menghasilkan susu. Susu sangat bermanfaat untuk kesehatan masyarakat karena memiliki kandungan protein. Susu didefinisikan sebagai sekresi fisiologis dari kelenjer susu. Kualitas dan kuantitas susu berbeda antar spesies dan bangsa. Meningkatnya permintaan susu segar merupakan sebuah peluang yang harus dimanfaatkan, namun sebelum itu harus diketahui bahwa keberhasilan dalam usaha peternakan sapi perah erat kaitannya dengan baik buruknya managemen peternakan atau tatalaksana peternakan.

Sunday, 21 April 2013

Pembuatan Sabun Dari Tallow

Disusun Oleh

YOPPY MAIRIZON R.S

(Mhs.Ilmu Peternakan UNAND-IPB)



PENDAHULUAN
Latar Belakang
Selain memiliki hasil utama, hewan ternak juga memiliki produk ikutan ternak. Produk hasil ikutan tersebut bisa dimanfaatkan untuk kehidupan sehari-hari baik dengan proses maupun tanpaproses pengolahan. Salah satu hasil ikutan ternak ini adalah lemak, lemak dapat dimanfaatkan dengan pengolahan pertama yang disebut rendering. Hasil dari rendering dari lemak sapi berupa tallow, merupakan bahan baku pembuatan produk sabun.

TEPUNG KERABANG TELUR

Disusun Oleh

YOPPY MAIRIZON R.S

(Mhs. Ilmu Peternakan UNAND-IPB)

PENDAHULUAN
Latar Belakang
Hasil-ikutan (by-products) ternak merupakan salah satu potensi dari subsector petemakan yang sampai saat ini masih belum banyak dimanfaatkan, khususnya untuk industri pangan .kerabang telur dan Tulang, tulang rawan dan daging dari sisa deboning di industry pangan hasil ternak dan rumah pemotongan ayam adalah contoh hasil-ikutan ternak yang cukup besar peluangnya untuk dapat diolah kembali menjadi produk baru yang mempunyai nilai ekonomis lebih tinggi.

RENDERING LEMAK SAPI

Disusun Oleh

YOPPY MAIRIZON R.S

(Mhs. Ilmu Peternakan UNAND-IPB)

PENDAHULUAN

Latar Belakang
Lemak sapi merupakan salah satu hasil ikutan ternak. Kebanyakan masyarakat Indonesia lebih menyukai daging dengan sedikit lemak. Lemak yang tidak dikonsumsi masyarakat akan memiliki nilai tambah jika dimanfaatkan dengan baik. Salah satunya dengan proses randering. Randering merupakan proses pemurnian lemak yang mengubah jaringan hewan yang tidak berguna menjadi bahan berguna (lemak tallow). Setelah di-randering, lemak bisa digunakan untuk membuat berbagai macam produk. Randering banyak diaplikasikan pada sektor industri.